Ingin Klaim Diterima, Perhatikan 11 Cara Klaim Asuransi Ini

 


Paham seputar asuransi itu tak gampang, sebab ada banyak hal yang perlu dicermati. Khususnya sekiranya kau berkeinginan mengajukan klaim asuransi. Supaya kau tak merasa tertipu sebab klaim asuransi ditolak, kita sepatutnya sama-sama mengerti ini bagaimana metode klaim asuransi berprofesi.

Berikut 11 kiat klaim asuransi supaya klaim kalian diterima. Yuk simak tulisannya!
1. Pastikan data kau telah benar
Data pribadi yang kau isi ketika registrasi asuransi menjadi salah satu hal krusial ketika cara kerja klaim. Data ini dapat termasuk nama komplit, domisili, nomor kontak, umur, situasi kesehatan, dan lainnya. Seandainya pihak perusahaan asuransi mendapati bahwa ada data yang berbeda dengan yang tercantum di polis, karenanya pihak perusahaan akan memiliki hak untuk menolak klaim yang kau ajukan.

2. Polis kau sepatutnya aktif
Ketika mengajukan klaim, polis asuransi sepatutnya berada dalam situasi aktif. Ini berarti kau tak boleh stop menunggak pembayaran premi. Seandainya kau tak membayar dalam waktu yang diatur, polis kau akan diatur sebagai lapse atau batal. Dalam posisi batal, kemungkinan klaim kau akan ditolak. Sebab itu, jangan lupa untuk membayar premi kau ya.

3. Telah melalui masa tunggu asuransi
Sebagian macam asuransi memiliki masa tunggu, lazimnya untuk asuransi kesehatan atau penyakit kritis. Masa tunggu yaitu jangka waktu dimana asuransi belum aktif. Masa tunggu ini bermanfaat untuk mengurangi kasus-kasus pre-existing conditions, atau kasus orang yang telah sakit sebelum berasuransi.

Jadi seumpama kau membeli asuransi penyakit kritis Super Strong pada tanggal 1 Januari 2020 dan masa tunggunya 1 tahun. Karenanya kau baru dapat mengajukan klaim mulai dari tanggal 2 Januari 2021.

Sebab itu, ada pantasnya kau memeriksa kembali apakah macam asuransi yang kau punya memiliki masa tunggu. Sebagian macam asuransi lainnya, seperti asuransi kecelakaan Super Safe tak mempunyai masa tunggu sama sekali.

4. Cari tahu kasus apa saja yang dapat diklaim
Ketika membeli asuransi, kau sepatutnya dapat teliti dan akurat dalam memeriksa manfaat dan fungsi asuransi yang diberi. Mungkin mereka mencantumkan pertanggungan tarif medis, namun tarif medis ini untuk apa? Apakah dapat untuk rawat jalan atau khusus rawat inap? Apakah dapat meng-cover pengobatan atau hasil pemeriksaan laboratorium? Ada prasyarat-prasyarat tertentu dalam manfaat asuransi kau, jadi periksa lebih teliti ya!

Seumpama penggantian tarif medis. Penggantian tarif medis dampak kecelakaan tak cuma untuk Rawat Inap, namun juga dapat untuk Pembedahan Pulang Hari. Tapi Perawatan atau Pembedahan Pulang Hari ini sepatutnya berada dalam kurun waktu 24 jam semenjak Kecelakaan. Dengan paham kasusnya secara spesifik, kau bisa paham apakah kasus kau telah memenuhi kriteria yang ada untuk pengajuan klaim.

Kecuali itu, ada juga lho klausul pengecualian. Kasus-kasus dalam pengecualian ini tak di-cover oleh asuransi. Semisal jikalau rupanya Tertanggung (orang yang jiwanya diasuransikan) meninggal dunia sebab aksi bunuh diri, karenanya Manfaat Asuransi tak dapat diklaim.

5. Ajukan klaim pas waktu
Tiap klaim asuransi memiliki tenggat waktu tertentu untuk mengajukan permohonan klaim. Seandainya kau mengajukan klaim telat, karenanya klaim kau dapat ditolak. Seumpama jikalau di dalam polis asuransi kau diceritakan bahwa permohonan klaim sepatutnya diserahkan dalam waktu 30 hari kalender, karenanya tak boleh via dari 30 hari hal yang demikian.

Seandainya kelewatan, sayangnya kau tak dapat mengklaim manfaat perlindungan yang wajib menjadi milikmu. Pastikan kau dan Pakar Waris mengenal seputar tenggat waktu asuransi ini supaya tak terlewat ya.


6. Kumpulkan Dokumen Komplit
Ada berjenis-jenis variasi dokumen yang sepatutnya kau kumpulkan ketika mengajukan klaim. Dokumen ini sepatutnya komplit dan diisi secara benar. Seandainya ada satu saja info yang salah atau dokumen yang tak komplit, karenanya klaim asuransi kau dapat ditolak.

Apabila dapat memeriksa dokumen yang dibutuhkan pada polis asuransi kau. Seandainya kau memiliki asuransi Super You, kau dapat memeriksanya secara online dengan mengamati menu Klaim, pilih macam klaim yang berkeinginan kau ajukan, serta mengecek prosedur klaim dan dokumen yang dibutuhkan.

7. Kejadian terjadi di dalam masa perlindungan
Risiko yang terjadi sepatutnya dalam masa perlindungan ya. Seandainya risiko ini telah terjadi sebelum masa aktifnya berasuransi atau setelah masa aktifnya asuransi, karenanya klaim tak dapat diajukan. Apabila kerja asuransi hanyalah untuk melindungi kau ketika asuransi itu sendiri sedang aktif.

Jika kau sakit sebelum memiliki asuransi, kasus ini disebut juga pre-existing conditions. Seandainya kau membeli asuransi ketika telah sakit, karenanya kemungkinan tarif medis dari penyakit yang terjadi sebelum berasuransi hal yang demikian tak dapat ditanggung. Inilah kenapa orang berkata sediakan asuransi mumpung masih sehat dan muda.

8. Kejadian tak disebabkan pelanggaran regulasi
Kasus yang disebabkan oleh pelanggaran regulasi lazimnya masuk dalam pengecualian. Ini berarti jikalau Tertanggung mengalami kecelakaan sebab sedang lari dari kasus pencurian, karenanya asuransi kecelakaan Tertanggung tak dapat diklaim.

9. Kejadian tak disebabkan imbas alkohol atau obat-obatan
Sama seperti kasus pelanggaran regulasi, kejadian tak boleh disebabkan oleh imbas alkohol atau obat-obatan. Kasus ini termasuk dalam pengecualian juga. Seandainya Tertanggung mengalami kecelakaan dampak mengemudi di bawah imbas alkohol dan meninggal dunia maka, karenanya kecil kemungkinan untuk klaim asuransi jiwanya dapat turun.

10. Kasusnya tak disengaja
Kasus-kasus yang disengaja, seperti sengaja melukai diri atau membakar rumah sendiri demi menerima manfaat asuransi, tak akan dapat diklaim. Kasus seperti ini malah dapat dibilang sebagai melanggar hukum asuransi atau wujud pembohongan asuransi.

Seandainya sesudah penelusuran didapati bahwa sesuatu kejadian memang ada faktor kesengajaan, karenanya pihak perusahaan asuransi akan menolak klaim yang diajukan.

11. Pastikan lokasi kejadian masuk kawasan layanan asuransi
Apabila segala layanan asuransi dapat menutupi segala tempat atau negara. Seandainya kau mengalami risiko di luar cakupan kawasan layanan asuransi, karenanya kau belum tentu dapat mengajukan klaim.

Semisalnya kau memiliki asuransi kesehatan di Indonesia, tapi kau jatuh sakit ketika sedang berada di Malaysia. Seandainya layanan asuransi kesehatan hal yang demikian cuma mencangkup Indonesia, karenanya kau tak dapat mengajukan klaim asuransi.

Sebab itu, ada pantasnya kau memeriksa kembali seberapa luas cakupan kawasan layanan asuransi yang kau miliki.

Lancar Deh Teman Klaimnya!
Semoga dengan semacam ini, Sobat dapat lebih paham apa yang boleh dan tak boleh dijalankan ketika mengajukan klaim asuransi ya. Seandainya kau melaksanakan metode klaim asuransi dengan pas, kau bahkan dapat menerima manfaat perlindungan dari asuransi yang ada.

0 Response to "Ingin Klaim Diterima, Perhatikan 11 Cara Klaim Asuransi Ini "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel