Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mengatasi Murai Batu Medan Gembung

 

Cara Mengatasi Murai Batu Medan Gembung

Memelihara burung kicauan jenis murai batu, seorang penghobi tentu menghadapi banyak kendala berkaitan dengan persoalan kesehatan burung, perubahan perilaku, kondisi mental. Sebelumnya kita sudah pernah bahas cara mengatasi murai batu nabrak sangkar, murai batu cabut bulu ekor, murai batu ngeriwik, dan banyak lagi. Kali ini kita akan bahas salah satu masalah juga terkait burung murai batu, yang banyak dijumpai kalangan penghobi, yaitu Murai batu medan mengalami kondisi gembung.

 

Kondisi Murai batu gembung menandakan ada masalah dengan burung tersebut. umumnya murai gembung disebabkan oleh pengaruh dari cuaca dingin. namun, dismping faktor tersebut, ada beberapa hal yang bisa dideteksi sebagai penyebab utama yang membuat burung murai gembung. Dengan mengetahui penyebab, maka akan lebih mudah menentukan pola perawatan untuk mengatasi masalah gembung tersebut.

 

kali ini kita akan pelajari bersama sama faktor-faktor penyebab burung murai jadi bulu gembung, simak ulasannya dibawah ini:


Penyebab Murai Batu Medan Gembung

1. Udara Dingin

Udara Dingin menjadi pemicu murai batu mengembangkan bulunya, Kondisi ini merupakan sebuah bentuk adaptasi burung untuk menjaga kondisi tubuhnya agar tetap hangat. 

 

Jika Udara dingin menjadi penyebab utama burung murai batu gembung, maka untuk menanggulanginya pemilik harus melakukan perawatan untuk menjaga kehangatan tubuh burung, caranya dengan melakukan penjemuran di bawah sinar matahari, atau diganang dekat lampu pada saat malam hari. 


2. Birahi Menurun

Birahi murai batu yang menurun karena lama sekali tidak pernah bertemu burung lawan jenis atau burung tidak pernah mendapat ekstra fooding selain pakan utama voer saja. Menurunnya birahi ini menjadi penyebab burung murai batu mengembangkan bulunya. Selain itu usia burung yang semakin tua akan menurunkan gairahnya terhadap lawan jenis. 


Untuk Burung murai batu yang masih usaha muda tapi sudah kehilangan birahi, maka pola rawatan yang harus pemilik lakukan adalah dengan menambah dosis Ekstra Fooding. Jenis EF yang cocok di berikan seperti, jangkring, kroto, lat kandang, cacing, ulat hongkong, udang kecil, telur rebus, dll.


pemberian ekstra fooding secara teratur setiap hari selama satu minggu, akan cepat mendongkrak birahi murai batu muda, dan keluhan bulu gembung akan segera teratasi.

 3. Burung Murai Batu Sakit

Burung murai batu mengembangkan bulunya bisa menjadi tanda bahwa burung tersebut sakit. sakit yang timbul karena lingkungannya yang tidak bersih, sehingga memunculkan bakteri dan virus, cacingan, dll. 


Jika Burung terdeteksi sakit, maka yang perlu dilakukan adalah dengan menambah jumlah penjemuran untuk meningkatkan imun burung, dan mengurangi frekuensi pemandian. jika pada kondisi biasa anda setiap hari memandikan murai batu, selama proses sakit maka anda cukup memandikan 2 kali dalam seminggu. Jangan lupa berikan vitamin tambahan agar burung lebih cepat fit kondisinya.

4. Murai Batu Stress

Ini Hal yang perlu diperhatikan pemilik murai, bisa jadi murai gembung karena mengalami stres. stres pada burung bisa dipicu banyak hal, diantaranya karena sangkarnya jatuh, merasa asing setelah dipindah ke sangkar baru, diganggu kucing, lingkungan yang bising, kalah mental dll.

 

Murai batu gembung bisa jadi juga menunjukan tanda bahwa burung sedang ketakuan, karena salah satu faktor diatas. untuk mengatasinya pemilik peru melakukan terapi, untuk pemulihan mentalnya. 

 

Sterilkan burung ditempat yang nyaman, bila perlu kerodong full sangkarnya. tambahkan ef agar staminanya meningkat sehingga mentalnya ikut cepat pulih. 

 

Tips Mengatasi Murai Batu Gembung

Sekiranya sobat belum memiliki atau menemukan solusi dari penyebab permasalahan burung murai batu yang gembung cobalah lakukan sistem simpel ini untuk menuntaskan gembung pada burung murai seperti yang admin jelaskan di bawah;

1. Kurangi atau berhenti terutamanya dulu pemberian EF (extra fooding) seperti jangkrik, ulat serta cacing

2. Lakukan pengembunan burung murai batu ketika pagi hari sekitar pukul 05:30 pagi sampai sang surya terbit sekitar 07:00

3. Mandikan burung murai tiap-tiap pagi sekitar jam 09:00 atau 10:00 tanpa sepatutnya dijemur

4. Pada waktu petang krodongi burung murai agar beristirahat dengan cukup, dan taruh ditempat yang jauh dari gangguan burung lain

Lakukan tahap demi tahap sampai burung murai tak kembali gembung sepenuhnya, itu saja sedikit review perihal sistem menuntaskan gembung pada burung murai batu, terimakasih.

 

 

Post a Comment for "Cara Mengatasi Murai Batu Medan Gembung"